Friday, July 17, 2009

Pelaku Bom Marriot-Ritz Carlton Salah Satu Tamu Hotel

Pakar kriminologi Universitas Indonesia (UI), Prof Dr Adrianus Meliala mengatakan, pelaku peledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan baru bisa terungkap setelah diketahui jenis bom yang digunakan.

“Dari jenis bom yang digunakan dapat diketahui pelakunya,” kata Prof Adrianus, ketika dihubungi Antara, Jumat.

Adrianus menilai dari dampak ledakan yang terjadi terlihat bahwa ledakan tersebut memang disengaja dan dikendalikan dengan menggunakan pengatur waktu (timer).

“Teknik perakitan yang khusus, cara membuat simpul-simpul, dan cara mensolder rakitan bom, dapat diketahui pelakunya,” katanya.

Ia mengatakan, pelaku yang sudah dipantau oleh Polri adalah kelompok Jemaah Islamiyah (JI), kalau memang kelompok tersebut maka akan lebih mudah mengungkap motif dari ledakan tersebut. “Kelompok tersebut sudah dalam pantauan Polri jadi lebih mudah untuk diungkap motifnya,” jelasnya.

Dikatakannya, jika memang JI lama yang beraksi, maka pengungkapannya akan lebih mudah, dan tidak perlu ditakuti, karena JI sudah tidak mempunyai kemampuan yang besar, dan hanya kecil-kecilan saja.

Lebih lanjut Adrianus mengatakan, kelompok JI kemungkinan saat ini terpecah menjadi dua kelompok yaitu kelompok lama dan baru. “Kalau (pelakunya, red) JI baru akan semakin sulit dipantau karena belum pernah terdeteksi oleh Polri,” katanya.

Jika memang pelaku peledakan bom berasal kelompok JI yang baru, hal itu merupakan hal yang buruk, karena akan lebih sulit mengungkapnya. “Di samping itu diperlukan pengetahuan-pengetahuan khsusus untuk mengungkap kasus peledakan bom tersebut,” katanya.

Tamu Hotel
Sementara itu, pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta diduga merupakan tamu yang menginap di kedua hotel itu.

Seorang pejabat Istana Presiden yang tidak disebutkan namanya usai menengok lokasi kejadian Jumat siang mengatakan pihak Kepolisian telah mengantongi dugaan pelaku tersebut.

“Dari kamera CCTV diduga pelaku adalah tamu hotel yang menginap dan meletakkan bom di kedua hotel itu dan pergi meninggalkan lokasi. Polisi sudah mengantongi data dugaan pelaku,” kata sumber itu.

Menurut sumber itu, dari penyisiran polisi masih ditemukan satu buah bom yang belum meledak di Hotel JW Marriot.

“Ini peledakan bom yang sudah sangat terencana, karena berhasil melewati pengamanan di kedua hotel yang sangat ketat, karena JW Marriot sudah pernah dibom,” kata purnawirawan TNI AD ini.

Menurutnya, motif pemboman masih terus diselidiki pihak berwajib, namun dia membantah dugaan motif terkait hasil pemilu presiden 8 Juli lalu. (Investor)
* lagiHot (Berbagai Berita terkini,Peristiwa Penting, Gossip Artis Hot yang Perlu anda Tahu) Download 25 FREE songs at eMusic.com!
Digg,Peristiwa Penting Technorati,Peristiwa Penting del.icio.us,Peristiwa Penting Stumbleupon,Peristiwa Penting Facebook,Peristiwa Penting Yahoo,Peristiwa Penting Twitter,Peristiwa Penting

Mau Domain Gratis...? Buruan daftarkan nama anda sebagai domain anda sebelum diambil orang..!!! Domain Keren Gratis

Komentar :

ada 1
anton borneo penjas said...
pada hari 

hm good

Post a Comment

 

Template by LagiHot